Breaking News
Loading...

Info Post


Prosentase zat-zat makanan suatu ransum yang perlu diperhitungkan, terutama protein, lemak, karbohidrat dan serat kasar.
Ada 2 macam cara yang bisa dilakukan untuk menghitung, yakni “Trial and error” dan dengan rumos “Segi empat”.

Table 2


No.

BAHAN

Bagian
Kg
Protein
%
Lemak
%
Karbohidrat
%
Serat kasar
%
1.
2.
3.
4.
5.
6.
Jagung
Katul
Konsentrat
Tepung ikan
Hijauan lamtoro
Tepung tulang
45
12
35
3
2
3
4,05
1,632
12,632
1,854
1,44
0,102
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-

jumlah
100
21,68
-
-
-


a)        Cara trial and error
Yakni perhitungn yang dilakukan secara coba-coba dan berulang kali dilakukan, yang akhirnya bisa diperoleh angka prosentase yang dimaksud. Misalnya ransum makanan yang terdiri jagung, katul, konsentrat, hijauan, tepung ikan dan tepung tulang, jumlah tiap-tiap bahan bisa dilihat pada table sebagai berikut:


Cara menghitung prosentase protein ransum
Prosentase ransum adalah jumlah prosentase protein dari semua bahan makanan dalam ransum.
Bila jumlah suatu ransum itu 100 kg, terdiri dari 45 kg jagung, maka bagian dari jagung itu sendiri akan menyediakan  x % protein yang dikandung jagung. Di dalam table No. 4 bisa dilihat bahwa jagung mengandung protein 9%. Dengan demikian protein yang disumbangkan adalah  x 9 % = 4,05%.
Lebih jelasnya untuk memperhitungkan jumlah protein dalam ransum pada tabel No. 2 adalah sebagai berikut:

1.        Jagung................... :  45 kg =     x 9 %       = 4,05   %.
2.        Katul..................... :  12 kg =    x 13,6 %  = 1,632 %
3.        Konsentrat............ :  35 kg  =    x 36,         = 12,6    %
4.        Tepung ikan.......... :    3 kg  =    x 61,8%   = 1,854  %
5.        Hijauan lamtoro.... :    3 kg  =    x 48, %    = 1,44    %
6.        Tepung tulang....... :    2 kg  =    x 5,1 %     = 0,102  %


 
            Jumlah               :100 kg                            21,678      %
Demikian pula cara memperhitungkan kandungan lemak, karborhidrat dan lain-lain, caranya adalah sama seperti halnya dalam memperhitungkan protein seperti di atas.

b)        Penyusunan ransum dengan rumus “segi empat” (pearsonsqure)
Di bawah ini akan memberikan suatu contoh penyusunan ransum sejumlah 100 kg, yang terdiri dari 5 macam bahan makan sebagai berikut:
1.        Konsentrat .................. : dengan kadar protein    = 36  %.
2.        Jagung.......................... : dengan kadar protein    = 9    %.
3.        Katul............................ : dengan kadar protein    = 10  %.
4.        Tepung ikan................. : dengan kadar protein    = 40  %.
5.        Tepung daun lamtoro... : dengan kadar protein    = 48  %.

Kadar protein yang dikehendaki pad ransum bahan tersebu ialah 21 %.

Contoh perhitungan
1.        Terlebih dahulu kita  kelompokkan bahan makan yang selisih kandungan  proteinnya tak begitu banyak berbeda menjadi bahan makanan golongan I. lihat tabel 3.
2.        Sedangkan jumlah ransum seluruhya ialah 100 kg, dengan kadar protein 21 %.
3.        Bahan makanan golongan I yang telah tersedia 34 kg, mengandung protein 12,92 %. Dengan demikian untuk penyusunan ransum sejumlah 100 kg masih ada kekurangan bahan sebesar 100 kg – 34 = 66 kg, yang kandungan proteinnya 21 kg.



Tabel 3
No.
BAHAN
Bagian
Kg
Kandungan protein
1

2
3
Konsentrat

Tepung ikan
Tepung daun lamtoro
25 kg

5 kg
4 kg
 x 36 % = 9     %
 x 40 % = 2     %
 x 48 % = 1,29 %

Jumlah
34 kg
12,92 %

-          12,92 = 8,08 kg. dan apabila dihitung dalam prosentase adalah
  x 100 % = 12,24 %.

4.        Kekurangan bahan makan sebesar 66 kg yang masih diperlukan, bisa ditambahkan bahan makan golongan II yang terdiri dari jagung dan katul.
Tiap-tiap bahan tesebut bisa diperhitungkan dengan rumus segi empat sebagai berikut:

Jagung 9                                               0,76
 




                                  12,24
 




Katul 13                                               3,24


 
                                                Jumlah : 4
a.         Jagung =  x 66 kg = 12,54 kg.
b.        Katul   =  x 66 kg = 53,46 kg.
BAHAN
MAKANAN
M.E
Kcal/
kg
Air

%
Protein

%
Lemak

%
Serat
Kasar
%
ABU
Ca
P
1.     Padi-padian dan
Hasil ikutannya
-      Jagung kuning
-      Menir
-      Dedak halus
( kampong)
-      Dedak halus
(pabrik)
-      Dedak jagung


3360
3050

1270

2740
1680


14,6
9,8

11,7

10,9
10,4


9, -
8,9

10,1

13,6
9,7


4,1
2,0

4,9

8,2
7,2


2,2
1,-

15,3

8,-
6,8


0,02
-,-

0,08

0,07
0,03


0,29
-,-

1,36

1,18
0,27
2.    Kacang-kacangan
-     Kacang tanah
-     Kacang hijau
-     Kacang kedelai
-     Kacang merah
-     Kacang panjang

-
2320
2630
2420
2120

7,8
10,4
11,5
11,-
10,4

30,-
24,2
37,5
23,-
23,5

47,4
1,1
17,4
1,2
1,3

2,8
5,5
6,1
4,1
4,7

0,06
0,20
0,33
-,-
0,1

0,66
0,17
0,95
-,-
0,46
3.    Bungkil
-     Bungkil kelapa
-     Bungkil kacang tanah
-     Bungkil kacang kedelai
-     Bungkil kelapa sawit

3025

2430

2850

-

13,-

7,2

9,6

9,5

20,5

43,9

44,4

18,-

2,20

0,16

0,3

8,1

10,3

12,6

6,2

18,-

2,20

0,16

0,3

-,-

0,6

0,54

0,68

-,-
4.    Hasil dari hewan
-       Tepung ikan
-       Tepung daging
-       Tepung darah
-       Tepung udang
-       Tepung tulang
-       Susu







5.    hijauan
-       Bayam
-       Tauge
-       Daun umbi kayu
-       Daun turi
-       Daun petai Cina
-       Kangkung
-       Genjer







Tabel 4: analisa kimia bahan-bahan makanan